Senin, 23 Oktober 2017 | 20:49 WIB
  • KPK Tahan Dirut PT KIEC Tubagus Dony Sugihmukti

    Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) Tubagus Dony Sugihmukti menggunakan rompi tahanan KPK usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/9). KPK resmi menahan Tubagus atas kasus dugaan suap Wali Kota Cilegon dan Kepala BPTPM Cilegon sebesar Rp1,5 miliar untuk memuluskan perizinan pembangunan Transmart di Kota Cilegon. [Deni Hardimansyah]

     

  • KPK Periksa Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani

    Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani berjalan meninggalkan gedung KPK, Jakarta, usai menjalani pemeriksaan, Rabu (27/9). Desi diperiksa dalam kasus dugaan suap kepada auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sigit Yugoharto. [Deni Hardimansyah]

     

     

  • Eddy Rumpoko Jalani Pemeriksaan Perdana

    Wali Kota nonaktif Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko tiba di Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/9). Eddy menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batu 2017. [Deni Hardimansyah]

  • Artalyta Suryani Diperiksa KPK

    Artalyta Suryani alias Ayin irit berbicara saat ditanya wartawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/9). Pemilik PT Bukit Alam Surya itu menjalani pemeriksaan terkait  kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI). [Deni Hardimansyah]

  • Aksi Bela Rohingya di Kedubes Myanmar

    Ratusan massa dari beberapa ormas Islam menggelar aksi simpatik untuk etnis Rohingya di depan Kedutaan Besar Myanmar, Jakarta, Jumat (8/9). Sambil membawa poster peserta aksi meminta kekerasan terhadap etnis Rohingya segera dihentikan. [Deni Hardimansyah]

  • Panitera Pengganti PN Bengkulu Hendra Kurniawan Digiring ke KPK

    Panitera Pengganti Pengadilan Negeri dan Tipikor Kelas IA Bengkulu, Hendra Kurniawan digiring petugas ke gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/9). KPK mengamankan Hendra Kurniawan saat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu pada Rabu (6/) malam. [Deni Hardimansyah]

  • Basuki Hariman Divonis 7 Tahun Penjara dan Denda Rp400 Juta

    Basuki Hariman memberikan keterangan pers usai menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (28/8). Direktur CV Sumber Laut Perkasa itu, divonis 7 tahun penjara serta denda Rp400 juta subsider 3 bulan kurungan. Basuki dinyatakan terbukti menyuap hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar dan orang dekat Patrialis, Kamaluddin. [Deni Hardimansyah]